Bagaimana Mengenali Pedagang Online yang Menipu / Scammer ?

Bagaimana Mengenali Pedagang Online yang Menipu / Scammer ? – Membeli barang di situs-situs Facebook atau Instagram yang banyak berserakan di dunia maya pastinya membutuhkan tingkat kepercayaan yang tinggi untuk menghindari kita kena scam atau tertipu.

Untuk menghindari kasus penipuan ini kita sebagai pengguna atau pembeli membutuhkan pengamatan serius supaya lebih berhati-hati ketika berurusan dengan penjual online di dunia maya yang hanya kita dikenal di balik layar ponsel atau komputer.

Bagaimana Mengenali Pedagang Online yang Menipu / Scammer ?
Bagaimana Mengenali Pedagang Online yang Menipu / Scammer ?

Di Indonesia yang memiliki penetrasi internet yang cukup tinggi, banyak penjual yang mencoba mengambil keuntungan dari berjualan secara online. Danforblogg mencoba memberikan sedikit tip untuk mengenal si penipu online atau scammer supaya kita terhindar dari hal hal yang merugikan.

Namun harus diingat, ini hanyalah panduan ringkas semata-mata untuk lebih berhati-hati.

Bagaimana Mengenali Pedagang Online yang Menipu / Scammer ?

  • Sering memberi alasan. Misalnya ketika anda sudah membayar jumlah tertentu, tiba-tiba ada saja macam-macam sehingga pembeli lambat menerimanya. Kalau hanya satu atau dua kali alasan masih bisa diharap lagi tetapi ketika masuk alasan ketiga, Anda sudah dapat dihitung kena ‘TIPU’., jadi coba lihat dengan seksama riwayat pembeli yang pernah melakukan transaksi dengan Penjual tersebut. apakah ada keluhan seperti itu atau tidak.
  • Tidak bersedia untuk melakukan “Cash on Delivery” atau COD atau pembayaran langsung di tempat – meskipun jarak pembeli dan penjual dekat. Berhadapan dan bertemu dengan penjual secara langsung adalah lebih baik terutama jika anda ingin membeli produk sencond hand dan sebagainya. Tapi kalau lokasinya jauh, maka berhati-hati. (Baca Juga : Apa Yang di Maksud dengan COD (Cash On Delivery) )
  • Nama akun penjual di yang aneh atau lucu atau tak masuk akal.
  • Nama akun penjual memuat domisili lokasi yang meragukan. Misalnya “Bla Bla lives in London”.
  • Foto profil yang meragukan.
  • Penjual menggunakan ayat-ayat yang tidak formal atau terlalu kekanak-kanakan. Misalnya “AQ mo jual” atau “Gue mo tolak (nama brand) cpat cpat wei”. Dll
  • Gambar produk yang di jual tidak nyata. Hanya “copypaste” dari internet.
  • Penjual sering mengganti nomor telepon.
  • Terkadang Memberi nomor telepon orang lain.
  • Membuat gambar kartu identitas orang lain dan mengakui diri sendiri.
  • Tidak mau memberi ‘tracking number’ atau Slip Pengiriman, tetapi mengklaim sudah dikirim ke pembeli.
  • Harga barang yang ditawarkan tidak masuk akal.

Demikian Tips Ringkas Bagaimana Mengenali Pedagang Online yang Menipu / Scammer dan semoga anda berhati hati dan terhidar dari penipuan Online ini.

Salam Blogger

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA, Maaf ini untuk menghindari SPAM Robot...! *