9 Tips Membuat Konten Blog Yang Berkualitas

Sebagai seorang blogger, penulisan artikel konten berkualitas hukumnya fardhu ain bagi Anda. Tanpanya, ibarat laksana sayur tanpa sayuran. Bukan lagi tanpa garam. Hehe…Nah kali ini saya akan membocorkan sedikit bagaimana proses saya menulis konten yang berkualitas untuk blog-blog dan untuk bisnis.

Tips Membuat Konten Blog Yang Berkualitas
Membuat Konten Blog Yang Berkualitas

Tips Untuk Membuat Konten Blog Yang Berkualitas

Langsung saja inilah dia 9 Tahap dalam menulis artikel konten berkualitas untuk blog, diantaranya :

1. Menentukan Topik, Kerangka Dasar dan Reader Persona

Ini pasti langkah awal yang dilakukan oleh semua penulis dan blogger. Sebelum menulis artikel kita harus menentukan topik apa yang akan kita bahas terlebih dahulu. Dan seberapa paham kita akan topik yang akan kita tulis.

Setelah mengetahui dengan jelas pada topik apa kita akan berjelajah ria, pada saat itu pula kita membuat kerangka dasar. Tentu ketika kita sudah tahu topiknya, pada saat itu juga kita sudah bisa membayangkan kira-kira seperti draft kasarnya tulisan kita nanti. Yang penting pada tahap ini adalah kita menuliskan kerangka itu ke dalam list yang terstruktur. Kerangka yang terstruktur akan sangat membantu kelancaran menulis. Sehingga tidak ada lagi namanya kehabisan ide di tengah jalan.

Nah, apa yang sering dilupakan banyak orang ketika menulis artikel konten adalah reader persona atau target pembaca. Sekelompok atau satu orang yang akan membaca artikel kita. Atau orang yang memang sangat membutuhkan artikel kita. Dengan mengetahui target pembaca, kita menjadi tahu untuk siapa artikel kita ditulis. Sehingga kita bisa sesuaikan gaya penulisan dan tata bahasa artikel kita. Tidak lucu dong, ketika topik kita membahas tentang masalah anak muda misalnya pacaran, tapi kita menggunakan bahasa ilmiah yang kaku dan berat. Atau sebaliknya artikel ilmiah kita menggunakan gaya bahasa yang alay.

2. Tentukan Tujuan yang Diinginkan dan Perasaan yang Ingin Dibangkitkan

Memang kita menulis artikel untuk membantu menyelesaikan masalah pembaca. Tapi tidak berarti kita tidak mendapatkan keuntungan juga. Setelah kita menyelesaikan masalah pembaca dengan artikel kita, maka kita bisa meminta pembaca untuk membantu kita juga. Apakah itu membeli produk kita, berlangganan newsletter, berkomentar atau yang lainnya. Inilah yang disebut dengan win-win solution.

Nah, sebelum menuliskan artikel kita menentukan juga apa tujuan kita menuliskan artikel ini. Tujuan itu hanya boleh satu. Harus disampaikan dengan jelas dan pasti sehingga tidak membingungkan pembaca.

Agar mudah melakukan ini, kita perlu menentukan perasaan seperti apa yang kita harapkan dari pembaca setelah membaca artikel kita. Apakah kagum, bahagia, puas, terharu atau seperti apa. Ketika artikel kita mampu menggiring emosi positif dari pembaca (atau emosi negatif jika tujuan kita misalnya untuk memancing perdebatan sehingga komentar lebih banyak), maka kita bisa membuat mereka membantu kita.

3. Riset Kata Kunci

Riset kata kunci berguna untuk mengetahui kata apa yang paling banyak digunakan orang dalam mencari informasi tentang topik yang akan kita buat. Banyak orang melakukan kesalahan dengan riset kata kunci ini. Kata kunci digunakan hanya untuk menembak halaman pertama google. Sehingga artikel yang ditulis hanya akan dipenuhi dengan kata kunci tersebut dan lupa untuk memberikan manfaat kepada pembaca.

Mencari topik berdasarkan kata kunci popular atau kata kunci yang mendapat bayaran mahal biasa disebut high paying keyword (HPK) meskipun ia tidak mengusai topik tersebut. Sehingga artikel yang ditulis pun tidak berbobot sama sekali.

Sekali lagi kata kunci hanya digunakan untuk mengetahui pilihan kata apa yang digunakan pembaca untuk mencari informasi tentang topik kita. Dan kata itulah yang juga kita gunakan dalam menulis artikel kita. Sehingga pembaca bisa menemukan artikel kita jika mereka melakukan pencarian di google. Jadi tetap sasaran utama kita adalah membantu masalah pembaca. Apapun penggunaan kata kunci diluar alasan itu bagi saya adalah salah.

Nah, untuk menemukan kata kunci, ya… saya masih pakai keyword planner dari google. Untuk mendapatkan kata kunci turunan bisa menggunakan ubersuggest atau onkeyword.com

4. Searching Topik di Google

Sebelum memulai menulis artikel, saya selalu mengetikkan topik tersebut di google terlebih dahulu. Ini akan memberikan gambaran umum tentang tingkat popularitas dan persaingan di topik tersebut. Beberapa hasil pencarian juga bisa memberikan inspirasi untuk penulisan kita nantinya.

5. Mengumpulkan Materi

Intinya sebelum menulis artikel, terlebih dahulu kita mendata minimal 5 artikel teratas untuk topik kita di hasil pencarian google. Selain digunakan sebagai bahan mentah tulisan, ini juga untuk perbandingan. Dari sana kita akan lihat apa kekurangan dan kelebihan mereka, dan hal-hal apa yang bisa kita tambahkan untuk membuat artikel kita lebih baik.

Materi-materi yang perlu kita kumpulkan berupa data-data statistik yang kredibel dan terpercaya, hasil-hasil riset dan studi, quotes-quotes dari buku ataupun tokoh, video, gambar, infografis, dan lain-lain.

Saya pun tidak membatasi hanya pada halaman-halaman berbahasi Indonesia, melainkan juga bahasa inggris. Semakin banyak bahan materi kita, maka semakin berbobot artikel yang akan kita buat.

6. Menentukan Judul Yang Menyedot Perhatian dan Minat Baca

Judul adalah elemen terpenting dalam sebuah artikel. Melaui judullah orang akan memutuskan apakah mereka akan membaca tulisan kita atau tidak. Karena itu menulis judul artikel pun harus kita berikan perhatian. Judul haruslah unik, menarik dan menjanjikan manfaat nyata.

7. Mengeksekusi Tulisan

Kita sudah punya semuanya, saatnya mengeksekusi tulisan. Pada tahap ini penting untuk terus menulis dan jangan tergoda untuk mengedit tulisan. Tulis saja terus sampai tulisan itu punya wujud.

8. Revisi

Setelah tulisannya selesai, baru kita edit dan revisi. Perbaiki semua kesalahan dan tanda baca. Ubah gaya bahasa agar sesuai dengan reader persona dan dengan mempertimbangkan perasaan yang ingin dibangkitkan dari mereka.

Perbaiki posisi gambar dan tag alt dan title-nya, cek semua link, periksa kesalahan penulisan kata lagi dan lagi. Jangan sampai ada kesalahan kecil yang berdampak pada kredibilitas kita sebagai penulis.

9. Publish

Dan selesai.

Itulah 9 tips Dalam Menentukan Konten Berkualitas Bagi Para Blogger yang patut diperhatikan. Semoga bermanfaat ya J

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA, Maaf ini untuk menghindari SPAM Robot...! *