4 Alasan Kenapa Orang Meninggalkan Jejaring Media Sosial

Sebuah perusahaan keamanan cyber Kaspersky Lab telah melakukan Penelitian yang dilakukan di 12 negara, dan dari hasil penelitian tersebut menyimpulkan empat alasan mengapa orang memilih tidak aktif lagi atau meninggalkan jejaring media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan sebagainya. Salah satu Alasan utamanya adalah adalah, yang menyebutkan bahwa, jejaring media sosial hanya membuang-buang waktu.

Kaspersky Lab melakukan survei tersebut secara online terhadap 4.831 orang responden. Pertanyaan pertanyaan pada survey juga diterjemahkan ke dalam sembilan bahasa (Inggris, Spanyol, Portugis, Perancis, Italia, Jerman, Rusia, Jepang, dan Turki), serta survey diprogram oleh Poll Daddy.

4 Alasan Kenapa Orang Meninggalkan Jejaring Media Sosial

Alasan Alasan Kenapa Orang Meninggalkan Jejaring Media Sosial

Berikut adalah 4 alasan utama mengapa orang meninggalkan jejaring media sosial menurut survei Kaspersky Lab tersebut.

1. Sosial Media Hanya Mebuang Waktu

Sebanyak 39 persen responden survey percaya dan yakin bahwa mereka hanya membuang-buang waktu di jejaring media sosial. Bahkan, hampir 78 persen dengan mantap menyatakan bahwa mereka sudah mempertimbangkan dengan baik untuk meninggalkan jejaring sosial.

2. Tidak Mau Aktivitasnya Di Monitor

30 persen responden menyatakan mereka tidak mau pekerjaan dan aktivitasnya dimonitor oleh perusahaan jejaring media sosial tersebut. Karena Seperti diketahui, untuk terdaftar di jejaring media sosial, maka data-data penting kita seperti e-mail, nomor telepon, dan sebagainya harus kita serahkan kepada jejaring sosial tersebut.

3. Akun Sosial Media Telah Di Retas

Kemudian 5 persen responden mengatakan karena akun mereka telah diretas, maka mereka memutuskan meninggalkan jejaring sosial .

4. Capek Dengan Provokator di Soaia Media

Yanng terakhir, 4 persen responden terpaksa meninggalkan jejaring sosial karena capek dengan “pembenci” , provokator atau haters yang selalu merundung (mem-bully)-nya.

Hasil penelitian lebih komplit bisa dilihat di blog resmi Kaspersky di tautan berikut ini.

Meskipun ada kecenderungan untuk meninggalkan jejaring sosial, namun individu merasa ada keterpaksaan untuk tetap tinggal. Seseorang tetap bertahan menggunakan jejaring sosial seperti Facebook dan Instagram dikarenakan rasa takut kehilangan memori digital dan kontak dengan teman-temannya.

Sebagian besar (62 persen) percaya bahwa mereka akan kehilangan kontak dengan teman-temannya jika meninggalkan jejaring sosial. Sebanyak 21 persen responden tidak merasa khawatir dengan teman-teman mereka, tetapi takut tidak dapat mengembalikan kenangan digital seperti foto dan video yang telah diunggah di jejaring sosial jika meninggalkannya.

Semoga informasinya bermanfaat buat sobat danforblog

2 thoughts to “4 Alasan Kenapa Orang Meninggalkan Jejaring Media Sosial”

  1. Di artikel ini, ada 4 alasan kenapa orang-orang meninggalkan akun sosial medianya, keempatnya logis, keputusannya adalah berhenti dari aktifitas sosmed, well, setiap orang punya alasannya sendiri kenapa dia mengambil keputusan untuk menghapus akun sosmednya, yang harus kita lakukan hanya respect dengan keputusan mereka, dengan begitu kita bisa saling menghargai, itu sih menurut pemahaman gue setelah baca artikel ini. Ditunggu update selanjutnya ya min. 🙂

  2. satu lagi gue mau nambahin. yang membuat orang meninggalkan mantan adalah.. eh salah.. wkwkw
    meninggalkan sosial media adalah, karena banyaknya berita hoax..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA, Maaf ini untuk menghindari SPAM Robot...! *